ARTIKEL KESEHATAN WANITA - PASUTRISEHAT.COM

Hati Hati, Sering Memakai Kondom Bisa Menyebabkan Kanker Serviks

Bahaya memakai kondom, kondom, memakai kondom, kondom tebal, efek samping kondom, kondom bergerigi, kondom tipis, kondom menyebabkan kanker serviks, sering memakai kondom, menggunakan kondom

Bahaya Memakai Kondom – Bagi pria, alat konstrasepsi yang paling mudah digunakan dan paling mudah diperoleh adalah kondom. Penggunaan kondom dengan tepat dapat mencegah kehamilan sekaligus dapat melindungi dari infeksi menular seksual (IMS)

Walaupun sangat membantu sekali, namun ada juga bahaya atau efek samping yang ditimbulkan akibat sering menggunakan kondom. Ini perlu anda ketahui sebelum anda mengalami gangguan akibat keseringan memakai kondom.

Pada umumnya manfaat dan tujuan memakai kondom ini ada dua. yaitu untuk mencegah terjadinya kehamilan dan juga mengurangi risiko kemungkinan tertular penyakit seksual

Cara kerja kondom sendiri adalah untuk menghalangi atau untuk melindungi organ intim pria saat berhubungan. Bahan baku kondom terbuat dari plastik dan lateks. Sangat mudah mendapatkan kondom sehingga alat kontrasepsi ini menjadi pilihan utama bagi orang awam

Tapi tahukah anda bahwa sebenarnya ada efek samping dan bahaya saat menggunakan kondom. Berikut ini adalah beberapa bahaya dan efek samping memakai kondom.

1. Menyebabkan alergi

Kondom yang terbuat dari bahan lateks dapat menyebabkan alergi saat digunakan. Walaupun tidak semua orang alergi dengan bahan lateks, tapi ada beberapa orang yang mengeluhkan munculnya alergi akibat dari bahan lateks yang terkoneksi pada kulit saat memakai kondom.

Untuk gejalanya sangat bervariasi tergantung tingkat keparahan dan persentasinya, contohnya seperti bersin, pilek, gatal-gatal hingga warna merah pada kulit. Dalam beberapa kasus dari alergi lateks ada yang menyebabkan anafilaksis, dimana kondisi ini bisa mengancam jiwa.

2. Memakai Kondom Kurang Nikmat

Bahan kondom yang terbuat dari plastik elastis yang menutupi seluruh bagian penis, akan menyebabkan sensitif penis berkurang. Dengan berkurangnya rasa sensitif pada penis, otomatis kenikmatan yang dirasakan saat berhubungan juga berkurang.

Dan hal seringkali membuat para penggunanya merasakan ketidaknyamanan saat sedang melakukan hubungan intim.

3. Mempengaruhi Kepuasan

Walaupun kebanyakan pasangan yang melakukan hubungan seksual sudah setuju saat menggunakan kondom, tetapi salah satu pasangan biasanya ada yang merasa kurang puas saat melakukan hubungan intim. Dan hal ini dapat memicu kekecewaan, karena yang bersangkutan tidak berani mengungkapkan.

4. Menimbulkan Rasa Sakit

Pada umumnya semua kondom memiliki pelumas seperti minyak yang berfungsi untuk mengurangi rasa sakit saat digunakan. Meskipun begitu, kondom tetap saja menimbulkan rasa sakit dan tidak nyaman saat digunakan.

Dan timbulnya iritasi kulit pada penis merupakan salah satu tanda terjadinya  alergi. Apalagi saat ini ada kondom yang berbentuk gerigi, kondom bentuk ini juga akan menyebabkan rasa sakit pada pasangan wanita.

5. Beresiko Terkena Kanker Serviks

Pada proses pembuatan kondom, ada sebuah zat yang bernama N-Nitrosamin yang berguna untuk menambah elastisitas. Namun tahukah anda, bahwa zat ini  dapat meningkatkan risiko penyakit kanker serviks pada wanita. Zat ini akan terurai ketika terkena cairan semen pada Miss V.

Hal ini sangat lah disayangkan karena banyak orang yang tidak mengetahui kemungkinan tersebut. Hingga saat ini, masih banyak orang yang memakai kondom sebagai cara mudah untuk melakukan program KB.

Jika anda dan pasangan adalah salah satu pengguna yang sering  memakai kondom, ada baiknya anda meninggalkannya mulai hari ini. Cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter anda untuk pemilihan alat kontrasepsi yang lebih aman untuk anda.