ARTIKEL KESEHATAN REPRODUKSI - PASUTRISEHAT.COM

Ingin Sehat Saat Hamil? Konsumsilah Makanan Bergizi Untuk Kesehatan Anda dan Janin

makanan untuk ibu hamil

Pasutrisehat.com – Seorang wanita yang tengah hamil pastinya menginginkan anak yang sehat. Karena itu, calon ibu tidak segan untuk mengkonsumsi makanan bergizi. Dikarenakan dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan pertumbuhan sang janin.

Banyak informasi yang beredar di masyarakat tentang makanan apa saja yang boleh dikonsumsi dan tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil. Dalam hal ini calon ibu membutuhkan kearifan untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya dari sumber yang dipercaya.

Berbicara mengenai makanan bergizi, ibu hamil pastinya bertanya-tanya makanan apa saja yang baik untuk kesehatan ibu dan calon buah hati.

Daftar Makanan Bergizi untuk Ibu Hamil

  • Makanan Untuk Ibu Hamil Trimester Pertama (1-3 bulan)

Dalam trimester pertama calon janin masih berbentuk embrio. Pada usia kehamilan ini calon ibu ada yang merasakan mual atau muntah, ada juga yang tidak. Untuk mengatasi hal tersebut, calon ibu sebaiknya mengkonsumsi beberapa makanan ini:

  1. Bayam

Bayam termasuk sayuran hijau yang banyak mengandung zat besi dan asam folat, sehingga sangat baik untuk dikonsumsi oleh ibu yang sedang hamil muda. Asam folat sangat diperlukan pada awal kehamilan dikarenakan dapat mencegah terjadinya cacat pada bayi.

  1. Pisang

Buah ini mengandung sumber vitamin B6 yang tinggi. Sehingga dapat mengatasi morning sickness, yaitu merasa mual atau muntah yang biasa dialami ibu hamil pada tiga bulan pertama. Selain mengandung vitamin B6, pisang juga mengandung asam folat, serat, vitamin C dan potasium.

  1. Kacang-Kacangan

Mengandung sumber protein dan serat, sehingga mampu mengatasi sembelit selama kehamilan. Hampir 40% wanita hamil akan mengalami hal semacam itu. Penyebab sembelit dikarenakan tekanan rahim semakin besar, hormon progesteron yang memperlambat gerak pencernaan, dan supleman zat besi. Kacang-kacangan juga mengandung asam folat dan zat besi.

  • Makanan Untuk Ibu Hamil Trimester Kedua (4-6 bulan)

Pada trimester kedua, mual atau muntah sudah mulai berkurang. Tetapi banyak mengalami perubahan, seperti perut mulai membesar, pergerakan janin dalam rahim sudah mulai terasa, dan warna kulit menjadi gelap. Sebaiknya ibu hamil mengkonsumsi makanan dibawah ini:

  1. Telur

Telur merupakan makanan bergizi untuk ibu hamil, karena kuning telur mengandung kolin yaitu nutrisi penting untuk perkembangan otak bayi (janin). Dalam sehari, ibu hamil harus mendapatkan 450 mg kolin. Tetapi jika Anda tidak suka telur, Anda bisa menggantinya dengan daging sapi, susu, dan kacang kedelai.

  1. Alpukat

Dalam trimester kedua ibu hamil dianjurkan mengkonsumsi alpukat. Dikarenakan alpukat kaya akan serat, vitamin K, asam folat, vitamin C, kalium dan vitamin B6. Selain itu, diperkaya juga dengan lemak tak jenuh yang sehat atau lemak baik yang dapat membantu melindungi terhadap penyakit jantung. Alpukat juga dapat mengurangi morning sickness dan mampu membantu pertumbuhan jaringan pada otak bayi.

  • Makanan Untuk Ibu Hamil Trimester Ketiga (7-9 bulan)

Pada trimester ketiga sudah dekat dengan proses persalin. Karena itu ibu hamil harus menyiapkan mental dan mengkonsumsi makanan dibawah ini supaya proses persalinan berjalan dengan lancar.

  1. Makanan yang mengandung Omega-3

Asam lemak omega 3 merupakan salah satu makanan penting untuk kehamilan. Menurut para peneliti sangat bermanfaat untuk membantu tumbuh kembang otak janin dalam kandungan dan membantu mempersiapkan kelahiran. Makanan yang mengandung asam lemak omega 3 antara lain, ikan salmon, ikan tuna, telur, dll.

  1. Susu

Asupan lain yang penting untuk kehamilan yaitu susu. Susu banyak mengandung protein yang sangat bermanfaat dalam pembentukan plasenta, cairan ketuban, darah, anti bodi dan juga membantu mengatasi masalah susah tidur. Selain itu, susu juga mengandung vitamin  D dan K.

Nah, itulah makanan bergizi untuk kesehatan ibu hamil dan juga calon buah hati. Menjaga kesehatan diri sendiri dan janin dalam kandungan sangat penting untuk mencegah terjadinya kelahiran prematur. Selain itu untuk mempersiapkan persalinan agar berjalan dengan lancar. Semoga bermanfaat