ARTIKEL KESEHATAN REPRODUKSI - PASUTRISEHAT.COM

6 Olahraga Terbaik Untuk Ibu Hamil Agar Janin Sehat

olah raga ibu hamil 9 bulan, olahraga ibu hamil 7 bulan, olahraga ibu hamil 5 bulan, olahraga ibu hamil 8 bulan, olahraga ibu hamil muda, olahraga ibu hamil 4 bulan, olahraga untuk ibu hamil trimester pertama, gerakan olahraga untuk ibu hamil, senam ibu hamil, senam hamil, olahraga ibu hamil, senam ibu hamil 7 bulan, senam hamil 9 bulan, gerakan senam hamil, senam untuk ibu hamil, senam hamil 8 bulan, senam ibu hamil muda, senam hamil 7 bulan, senam ibu hamil 9 bulan, senam ibu hamil 8 bulan, senam bumil, gerakan senam ibu hamil, video senam hamil, senam kegel untuk ibu hamil, video ibu hamil, olahraga buat ibu hamil, video senam ibu hamil, senam ibu hamil 5 bulan, hamil 9 bulan, yoga untuk ibu hamil, senam ibu hamil 6 bulan, olahraga ibu hamil muda, gerakan senam hamil 7 bulan, gerakan senam ibu hamil 8 9 bulan, yoga ibu hamil, olahraga untuk ibu hamil muda, cara senam hamil, olahraga yg baik untuk ibu hamil

Olahraga untuk ibu hamil– Setiap pasutri pasti sangat bahagia saat mendengar bahwa istrinya sedang hamil. Terlebih lagi pasangan yang sudah lama menikah tapi tak kunjung punya keturunan.

Bagi seorang istri mungkin akan membayangkan harus beristirahat total selama 9 bulan. Tapi pemikiran seperti itu kurang tepat, faktanya para dokter justru menganjurkan untuk tetap rutin berolahraga minimal 30 menit sehari agar kondisi ibu dan janin tetap sehat.

Memang memelihara kebugaran saat hamil sangat diperlukan untuk menjaga janin tetap sehat. Namun tidak semua jenis olahraga disarankan untuk wanita hamil.

Ahli kandungan di International Fertility Centre, New Delhi, Dr Rita Bakshi, ia mengungkapkan, olahraga ringan saat hamil diperlukan agar proses kelahiran lancar.

Selain dapat meningkatkan kesehatan jantung, melakukan olahraga ringan juga memberikan tambahan energi, mengurangi nyeri punggung bagian bawah, bahkan dapat mempersingkat waktu melahirkan.

Tapi pastikan untuk memeriksakan kondisi kesehatan pada dokter terlebih dahulu, sebelum mencoba beberapa pilihan olahraga yang tergolong aman buat ibu hamil ini.

Setelah anda konsultasi ke dokter dan apabila diperbolehkan melakukan olahraga, sebaiknya anda melakukan 6 Olahraga untuk ibu hamil yang aman berikut ini:

   1. Berjalan Santai

Olahraga untuk ibu hamil yang pertama adalah berjalan santai. Berjalan di sekitar lingkungan perumahan adalah cara bagus untuk memulai rutinitas berolahraga. Anda akan merasakan manfaat latihan kardiao tanpa mengalami nyeri pada lutut dan pergelangan kaki.

Serunya lagi, olahraga ini bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Gunakan pakaian yang mudah menyerap keringat dan alas kaki yang nyaman, terutama saat menginjak semester akhir di mana kaki kemungkinan akan membengkak.

    2. Olahraga Berenang

Bisa dibilang, olahraga ini sangat ideal dilakukan selama kehamilan. Selain minim risiko cidera, berolahraga dalam air memberikan kesempatan untuk melatih setiap jengkal tubuh, tanpa harus memberikan tekanan pada sendi.

Bahkan hingga umur kehamilan mencapai 9 bulan, Anda masih bisa melakukan olahraga berenang, berjalan, melakukan aerobik, atau menari di dalam air.

   3. Mempertahankan Fleksibilitas Dengan Yoga

Di era modern seperti saat ini, kelas kelas untuk olahraga Yoga telah banyak dibuka dibeberapa kota. Yoga sendiri bertujuan untuk menjaga sendi sendi tetap lentur dan mempertahankan fleksibilitas.

Selain itu, olahraga yang berasal dari India ini juga efektif memperkuat otot dan membantu anda merasa lebih santai, serta tenang dalam menghadapi masa kehamilan.

Untuk mencegah risiko cidera, pilih tempat yang memiliki tenaga ahli dan profesional. Hindari melakukan posisi yang menantang keseimbangan, berbaring telentang, atau melakukan peregangan secara berlebihan yang dapat membahayakan kondisi ibu dan janin.

   4. Senam Pilates

Senam Pilates adalah olahraga yang dikembangkan oleh Joseph Pilates pada abad ke 20. Olahraga yang berasal dari jerman ini menekankan pada peningkatan keseimbangan tubuh melalui kekuatan inti, fleksibilitas, dan kesadaran untuk mendukung efisiensi gerakan.

Tujuan utama pilates adalah untuk memperbaiki tulang belakang dan mengatasi masalah-masalah yang mungkin ditimbulkannya.

Dengan semakin berkembangnya pilates, orang melakukan latihan ini bukan hanya untuk memperbaiki masalah tulang belakang tetapi juga banyak yang bertujuan sebagai gaya hidup bahkan di beberapa negara, sistem latihan ini cukup populer.

Melakukan Pilates selama kehamilan akan membantu Anda tetap rileks saat melahirkan. Instruktur Fitnes, Shalini Bhargava mengatakan, pilates membantu mengurangi sakit otot perut, mengurangi sakit punggung dan melancarkan proses persalinan

   5. Angkat Beban

Masak olahraga untuk ibu hamil harus angkat beban?

Sebelumnya perlu anda ketahui bahwa aktivitas fisik ini ternyata merupakan cara yang bagus untuk mempersiapkan tubuh dalam mengangkat beban berat, terutama setelah kelahiran si kecil. Plus, angkat beban juga membantu menangkal risiko cidera selama kehamilan, dengan memperkuat otot-otot di sekitar sendi.

Untuk mendapatkan sesi latihan yang aman, mintalah pendampingan dari tenaga profesional dan hindari mengangkat beban yang terlalu berat. Selain itu, sebisa mungkin jangan berbaring telentang atau menahan nafas, karena dapat mengganggu kondisi janin dalam kandungan.

6. Latihan Kegel

Dan olahraga untuk ibu hamil yang terakhir adalah kegel. Dengan latihan Kegel otomatis akan memperkuat otot-otot di dasar panggul.

Kenapa perlu latihan ini? seorang ahli kandungan “Bakhsi” mengungkapkan, tubuh Anda memproduksi hormon yang disebut relaksin selama kehamilan. Hormon ini melembutkan sendi dan ligamen yang membuat proses kelahiran akan lebih mudah.

Dari beberapa olahraga di atas, silahkan memilih olahraga untuk ibu hamil yang paling anda sukai. Nah, selain olahraga, kamu bisa menjaga kesehatan tubuh, terutama tulang, dengan mengonsumsi beberapa makanan sehat untuk ibu hamil.