ARTIKEL KESEHATAN WANITA - PASUTRISEHAT.COM

Tips Aman Mencukur Rambut Kemaluan, Dijamin Tidak Bikin Gatal

mencukur rambut kemaluan menurut islam, cara mencukur bulu kemaluan pria, cara mencukur bulu kemaluan wanita dengan gunting, mencukur bulu kemaluan dengan veet, efek mencukur bulu kemaluan wanita, contoh cara mencukur bulu kemaluan pria, cara mencukur bulu kemaluan wanita agar tidak tumbuh lagi, krim pencukur bulu kemaluan, bulu kemaluan, cara mencukur bulu kemaluan, mencukur bulu kemaluan, alat cukur bulu kemaluan, bulu kemaluan wanita, cara mencukur bulu kemaluan wanita, rambut kemaluan, alat pencukur rambut, cara mencukur bulu kemaluan pria, alat pencukur bulu kemaluan, alat cukur bulu kemaluan wanita, cukur bulu kemaluan, cukur jembut

Mencukur rambut kemaluan – Ketika menginjak usia remaja, kadar hormon androgen pada tubuh setiap orang akan meningkat. Hal tersebut membuat bulu-bulu halus pada tubuh, termasuk bulu kemaluan, menjadi lebih tebal. Sebagian orang, terutama kaum wanita, kerap terganggu dengan kehadirannya dan memutuskan untuk mencukur bulu kemaluannya.

Cara yang mudah dan murah menghilangkan bulu kemaluan adalah dengan memakai alat cukur. Menghilangkan bulu kemaluan dengan metode ini tergolong aman asal dilakukan dengan cara yang benar.

Agar terhindar dari kondisi yang tidak diinginkan, seperti tergores, iritasi, infeksi, bisul, atau bulu tumbuh ke dalam, ada baiknya Anda memperhatikan hal-hal di bawah ini sebelum dan saat mencukur rambut kemaluan Anda:

     1. Pemilihan alat cukur

Ada dua jenis alat cukur yaitu manual dan elektrik. Namun sebaiknya pilih alat cukur manual. Mengapa demikian? Alat cukur manual memiliki desain yang dapat menjangkau area intim Anda secara mendalam. Anda pun bisa mengontrol gerakan pisau cukur secara perlahan agar tidak melukai area intim yang tidak ditumbuhi rambut.

Jika memakai alat cukur elektrik, Anda harus memilih model yang sesuai dengan kontur tubuh Anda. Selain itu, hasilnya tidak akan bisa sebagus dengan alat cukur manual. Para ahli juga menyarankan untuk memakai alat cukur sekali pakai agar terjaga ketajamannya dan kulit terhindar dari infeksi bakteri. Hindari memakai alat cukur yang pernah dipakai oleh orang lain.

     2. Gunakan krim untuk mencukur rambut kemaluan

Saat mencukur, oleskan krim cukur khusus. Sebaiknya pilih yang mengandung pelembap untuk mencegah kulit menjadi kering. Penggunaan krim sangat penting agar pisau cukur tidak melukai kulit Anda. Hindari memakai krim yang mengandung alkohol karena zat tersebut bisa mengiritasi kulit.

     3. Perhatikan cara mencukur

Sebelum mencukur, gunting terlebih dahulu bulu kemaluan agar lebih mudah saat proses pencukuran. Setelah agak menipis, tarik kulit Anda, lalu cukur bulu dimulai dari akarnya secara satu arah (dari atas ke bawah). Hindari mencukurnya dari arah yang berlawanan seperti dari bawah ke atas atau kiri ke kanan.

     4. Bersihkan kulit setelah di cukur

Usai mencukur rambut kemaluan, bersihkan area dan jaga agar tetap kering. Hindari memakai krim, gel, minyak atau apa pun pada kulit. Pemakaian produk tersebut bisa menyumbat folikel atau akar bulu.

Selain memakai alat cukur, menghilangkan bulu kemaluan juga bisa dilakukan dengan krim penghilang bulu. Anda cukup mengoleskan krim pada area yang diinginkan lalu setelah beberapa menit, usap memakai handuk. Seketika bulu-bulu akan rontok.

Namun, ada beberapa orang yang sensitif ketika bersentuhan dengan zat kimia pada krim ini. Ada baiknya, lakukan tes kulit terlebih dahulu sebelum memakai metode ini.

Ingat…. Jangan Terlalu Sering Mencukur Rambut Kemaluan

Cara lain yang bisa dilakukan antara lain waxing, elektolisa dan laser. Ketiga metode ini harus dilakukan dengan bantuan tangan profesional.

Dari segi medis sendiri tidak ada manfaat yang diperoleh dengan mencukur bulu-bulu ini. Kalangan yang mencukur bulunya tidak berarti lebih sehat dari yang tidak mencukur. Jadi, mencukur bulu kemaluan adalah pilihan.

Oke.. Selamat mencoba, lakukanlah dengan hati hati.