TIPS PASUTRI SEHAT - PASUTRISEHAT.COM

Inilah Yang Terjadi Pada Tubuh Wanita Ketika Mengalami Orgasme

pasutrisehat.com– Sebagai pria anda harus tahu, apa yang terjadi pada wanita anda ketika mengalami orgasme. Hal ini sangat penting, supaya hubungan seksual anda tetap harmonis.

Wanita orgasme itu tidak jauh berbeda dengan kapasitor listrik, anda harus bisa membangun gairah sampai puncak orgasme yang di inginkan.

Anda juga harus bisa melakukanya berulang ulang, saat berhenti anda harus bisa memulainya kembali dari awal. Hal itu dilakukan supaya pasangan anda bisa mendapatkan orgasme berkali kali.

Ketika mencapai puncak wanita orgasme, seluruh tubuh dan jiwanya akan merasa benar-benar berada dalam puncak kenikmatan.

Apakah anda pernah bertanya-tanya pada hati anda, apa saja yang sebenarnya terjadi pada tubuh wanita ketika mengalami orgasme?

Jika iya, kali ini akan saya bahas mengenai apa yang terjadi pada tubuh wanita orgasme:

  1. Pertama wanita akan merangsang secara seksual

Ciri wanita orgasme adalah jantungnya bakal berdetak lebih cepat, napasnya pun lebih cepat. Otot-otot di seluruh tubuhnya juga menjadi kencang, payudaranya sedikit membesar, dan putingnya menegang.

Wajah, leher, dan dada beberapa wanita akan menjadi memerah. Dan klitorisnya membesar. Tubuhnya mulai melumasi saluran vagina dan labia bagian dalam.

Otak memerintahkan pelepasan kimia vasoaktif peptida usus, yang meningkatkan aliran darah ke daerah panggul, pembengkakan labia dalam dan luar, dan menyebabkan ia merasakan ketegangan seksual.

  1. Area genitalnya akan basah penuh dengan cairan lubrikasi

Jika area vagina wanita basah, maka dia tidak akan mengalami sakit saat anda melakukan penetrasi. Hal itu artinya bercinta menjadi proses yang menyenangkan tanpa rasa sakit.

Bagian-bagian otak yang memproses rasa takut dan kecemasan mulai bersantai, ujung rahim naik, membuat vagina lebih panjang.

Klitoris membengkak, seperti halnya jaringan spons sekitar uretra, yang membuat beberapa wanita seolah-olah merasa ingin buang air kecil saat terangsang.

Menyentuh klitorisnya akan membuatnya menginginkan rangsangan langsung, dan semakin bergairah.

  1. Bibir vaginanya akan terbuka dan tertutup secara konstan

Saat wanita mengalami orgasme, maka bibir vaginanya akan terbuka dan tertutup secara konstan.

Ini terjadi karena aliran darah yang mengalir ke daerah panggul akan menciptakan sensasi hangat di daerah paling sensitif.

  1. Klitoris atau G-Spot terasa tertarik sebelum mencapai klimaks

Sebelum wanita orgasme, alam bawah sadar yang menangani hal-hal seperti pernapasan dan detak jantung memberi sinyal saraf pada vagina untuk memulai kontraksi otot.

Meski hanya sepertiga bagian luar vagina yang terkena penis, tetapi gairah bisa memudar dan akan kembali ke tahap 1 jika stimulasi berhenti atau berubah.

  1. Vagina akan merasakan ritme kontraksi hingga ke rahim

Tanda wanita orgasme ringan terjadi antara 3-5 detik, dan orgasme yang intens berlangsung selama 10-15 detik.

Tidak seperti pria, beberapa wanita bisa mengalami orgasme lebih dari satu kali tanpa mengalami periode mereda setelah masing-masing orgasme.

Tanpa stimulasi, mereka akan kembali ke tingkat dasar. Kontraksi berhenti, rahim turun, dan klitoris kembali ke bentuknya. Denyut jantung dan pernapasan melambat, dan aliran darah kembali normal.

Klitoris bisa jadi terlalu sensitif jika langsung terkena stimulasi, tetapi bagian tubuh lainnya juga harus diperhatikan.

Nah, kini Anda sebagai seorang pria sudah tahu tahapan yang dirasakan oleh wanita ketika mengalami orgasme.

Sehingga anda bisa menyesuaikan rangsangan untuk wanita sesuai tahapan yang dirasakannya, hingga si dia akan merasakan orgasme secara sempurna dan beruntun.

Selamat mencoba ya!

ingat, walau wanita anda sudah mengalami orgasme yang pertama, anda jangan sampai menghentikan stimulasi. Karena itu akan membuatnya kembali ke fase yang pertama, teruslah merangsangnya hingga dia mendapatkan orgasme yang kedua,ketiga… dan seterusnya.